cara memasarkan produk

Cara Memasarkan Produk Apa Saja Agar Laris

Posted on

Dari banyaknya cara memasarkan produk yang bertebaran di internet, buku, seminar ataupun workshop. Hampir semuanya menerapkan sebuah teknik yang jika di terapkan ke produk yang Anda jual. InsyaAllah omzet yang Anda peroleh akan meningkat.

Namun sebelum saya bongkar teknik apa yang di gunakan. Saya ingin menjelaskna tentang media apa saja yang sering digunakan untuk berjualan secara online.

7 Media Yang Sering Digunakan Untuk Memasarkan Produk Secara Online

Ada banyak sekali media online yang bisa Anda gunakan untuk berjualan. Namun dari banyaknya media tersebut hanya ke tujuh media inilah yang menurut saya banyak digunakan.

1. Facebook

Mungkin saat ini Anda termasuk yang menggunakan facebook sebagai media untuk memasarkan produk Anda. Termasuk saya sendiri yang aktif berjualan dan share konten yang saya buat di blog ini ke facebook untuk mendapatkan trafik.

Facebook masih menjadi lahan basah bagi para pebisnis online untuk memasarkan produk mereka.

Apalagi jika Anda mengiklankannya dengan facebook ads, Anda dapat menjangkau orang-orang yang sangat tertarget.

Atau Anda juga bisa berjualan menggunakan facebook personal. Dan hasilnyapun sangat powerfull jika Anda benar-benar memanfaatkannya dengan baik.

Ada yang sampai menghasilkan puluhan bahkan sampai ratusan juta hanya dari facebook personal.

Nah, bagaimana caranya?

Baca: Tips dan Trik Berjualan di Akun Facebook Personal

2. Twitter

Walaupun sudah kurang populer, namun sosial media yang satu ini masih layak untuk menjadi media jualan online.

Pengguna twitter di Indonesia sendiri menjadi no. 3 teraktif di dunia setelah India loh…

Dengan pengguna aktif mencapai 24,34 juta, dan pengguna twitter terbanyak berasal dari Amerika Serikat.

Sumber Gambar: http://databoks.katadata.co.id/datapublish/2016/11/22/indonesia-pengguna-twitter-terbesar-ketiga-di-dunia

Jika kita melihat data pengguna di atas. memasarkan produk menggunakan twitter masih sangat gurih.

3. Instagram

Instagram menjadi media sosial yang sangat gurih setelah facebook. Saya sendiri menggunakan instagram untuk berjualan. Dan hasilnya setelah di optimasi ada saja orderan yang masuk walaupun saya jarang sekali posting gambar.

Cara Memasarkan Produk dan Mengoptimasi Akun Instagram Untuk Jualan

Nah, disini saya akan share bagaimana cara mengoptimasi instagram untuk jualan.

  • Buat akun khusus untuk jualan. Pastikan username yang digunakan sesuai dengan brand toko online Anda atau kata kunci dari produk yang akan Anda jual. Setelah di buat diamkan akun tersebut hingga 10 hari. Hal ini untuk mengurangi resiko ke banned oleh instagram.
  • Posting 150 produk selama 10 hari. Artinya untuk mencapai 150 post selama 10 hari, Anda harus memposting 15 gambar produk setiap hari. Gambar yang di post tidak mesti gambar produk. Anda bisa memposting testimoni dari pelanggan Anda.
  • Gunakan 20 hastag. Artinya setiap kali Anda posting gambar, gunakan 20 hastag sesuai dengan target market dari produk Anda. Misa jika Anda menjual hijab. Gunakan hastag, #jualhijab #jualhijabmurah #jualhijabjakarta dst.
  • Likes Post 1000 Akun Calon Konsumen, masing-masin konsumen 1 like. Anda harus rutin like postingan calon konsumen Anda sampai 1000 akun. Kalau bisa lebih, itu lebih baik.
  • Follow 1000 Account Calon Konsumen. Selain like postingan calon konsumen jangan lupa untuk follow akunnya juga sebanyak 1000 akun. kalau bisa lebih, itu lebih baik. Tapi untuk akun baru, sebaiknya jangan terlalu banyak follow, nanti bisa di banned.
  • Comment 10 akun calon konsumen setiap harinya. Jangan lupa juga untuk komen di 10 akun calon konsumen Anda setiap hari ya.

Nah, itu dia cara yang saya gunakan saat jualan di Instagram. Hasilnya bagaimana, setelah 3 bulan orderan berdatangan walau sekarang jarang posting gambar. Hanya sekedar follow, like dan komen akun calon konsumen, apalagi sampai aktif di Instagram, pasti bakalan lebih banyak lagi.

Pasti Anda bertanya-tanya “hah, posting 150 produk selama 10 hari, terus juga like dan follow 1000 akun calon konsumen setiap harinya. Bisa gempor nih…?” Apakah Anda berpikiran seperti itu? udah ngaku aja hehe…

Saya pun waktu tahu trik di atas berpikiran seperti itu. Tapi tenang saja, dengan Gramcaster Anda bisa melakukan semua itu dengan mudah, bahkan dengan banyak akun sekalipun.

4. Youtube

Youtube menjadi media promosi yang mulai ramai digunakan. Dengan menggunakan youtube sebagai media promosi, Anda akan lebih leluasa menyampaikan benefit dari sebuah produk, karena berupa video.

Dengan berpromosi di youtube, video yang Anda unggahpun berpotensi menempati halaman satu google. Dengan begitu orang yang menonton video promosi Anda akan lebih tertarget. Seperti contoh di bawah.

5. Marketplace

Marketplace menjadi tempat yang sangat cocok sekali untuk berjualan secara online. Anda tidak perlu pusing-pusing membuat toko online beserta sistem pembayarannya, karena jika Anda berjualan di marketplace semua sudah tersedia.

Anda hanya perlu mengupload produk dan deskripsinya saja. Untuk urusan pengunjung, dari pihak marketplace lah yang akan mencarinya.

Namun tingginya tingkat persaingan di marketplace, menyebabkan para pelapak bersaing harga dengan sangat ketat.

6. Website

Dari dulu hingga kini. Website masih menjadi media yang paling jitu untuk memasarkan produk lewat internet. Banyak sekali kelebihan yang akan Anda dapatkan ketika memiliki website sendiri ketimbang hanya jualan di media sosial atau marketplace.

Untuk lebih lengkapnya Anda bisa baca 7 Alasan Kenapa Anda Harus Membuat Website

7. Email

Yang terakhir adalah email. Sama seperti website, memasarkan produk melalui email sudah ada sejak tahun 90an dan masih sangat efektif sampai sekarang.

Semakin banyak list email yang Anda miliki, maka semakin banyak pula kemungkinan untuk menjual produk Anda.

Cara Memasarkan Produk Apa Saja Dengan Menggunakan Teknik Funneling

Oke…

Kita akan masuk ke dalam inti pembahasan Cara Memasarkan Produk.

Yes, kita akan menggunakan teknik funneling untuk membuat produk yang Anda jual laris. Semakin laris produk Anda, semakin tinggi juga omzet yang akan Anda dapatkan.

Rumus Omzet

Coba Anda perhatikan rumus omzet di atas.

Semakin besar prospeknya maka, semakin besar juga omzetnya.

Apa Itu Funneling?

cara memasarkan produk

Funneling Marketing atau sales funnel merupakan salah satu teknik marketing online. Dimana dengan menerapkan funneling marketing ini, Anda sedang melalui proses untuk meningkatkan pendapatan penjualan Anda.

Biasanya prosesnya dimulai dari bagaimana mendatangkan visitor ke website > kemudian mengubah visitor menjadi prospek, biasanya ini dilakukan dengan meminta alamat email atau kontak yang dapat dihubungi > Sampai akhirnya terjadi penjualan.

Bagaimana Menerapkan Teknik Funneling Untuk Memasarkan Produk

Karena banyak sekali para mastah di dalam dunia Internet Marketing, yang menerapkan funneling untuk menjual produk mereka. Maka hal ini sangat penting untuk Anda tiru. Ada beberapa proses yang harus Anda lewati sampai terjadi penjualan.

Proses #1: Buat perencanaan alur funneling yang matang. Seperti, menyiapkan website, akun sosial media dan juga autoresponder email.

Jika saya tidak memiliki website apakah bisa menerapkan teknik funneling ini? 

Jawab: Bisa!

Namun untuk penjelasan kali ini saya akan menggunakan website sebagai tempat menampung visitor.

Jadi proses yang pertama adalah datangkan visitor (pengunjung) ke website Anda sebanyak-banyaknya.

Anda bisa menggunakan sosial media seperti facebook, instagram, twitter, google+ dll. untuk mendatangkan banyak pengunjung. Anda juga bisa menerapkan teknik SEO atau beriklan di fb ads atau google adwords.

Proses #2: Setelah banyak orang yang berkunjung ke Website Anda. Dapatkan kontak mereka seperti alamat email, no. HP atau pin BB.

Tentu, mereka tidak akan memberikan kontak mereka begitu saja. Anda harus memberikan sesuatu yang GRATIS seperti ebook, video course dll, dengan syarat mereka harus memberikan kontak mereka seperti blog milik mas Yodhia Antariksa yaitu strategimanajemen.net

Ketika Anda berkunjung ke blog strategi manajemen maka, Anda akan diberikan penawaran berupa Ebook GRATIS dengan syarat Anda harus memasukkan naman dan email Anda.

Nah, dengan begitu Anda sudah menjadi bagian dari email list strategi manajemen.

Proses #3: Apakah dengan begitu langsung bisa jualan? Tentu saja tidak. Yang dilakukan strategimanajemen.net adalah mengirimkan email edukasi dan inspiratif untuk membangun kedekatan dengan para subscriber.

Proses #4: Sampai pada suatu hari saya mendapatkan sebuah email…

Email itu berisi penawaran untuk menuju sebuah landingpage produk yang di jual hingga akhirnya terjadi sebuah transaksi.

Lihat bagaimana cara memasarkan produk yang pak Yodhia lakukan di blog strategimanajemen.net miliknya.

Kesimpulan

Teknik Funneling di atas adalah sebagian kecil dari strategi funneling marketing yang diajarkan di Mentoring Funneling. Tanpa websitepun sebenarnya Anda bisa melakukan funneling marketing.

Cara memasarakan produk dengan menggunakan teknik funneling ini sangat powerfull untuk meningkatkan penjualan. Selain itu Anda juga bisa memasarkan produk apapun secara online dengan menggunakan teknik ini.

Jika Anda tertarik ingin mempelajari funneling marketing lebih dalam. Saya sarankan kepada Anda untuk mengikuti Mentoring Funneling.

Dengan mengikuti Mentoring Funneling, Anda akan belajar tentang:

  • Cara Mendapatkan Calon Pembeli Yang Potensial

  • Teknik Agar Brand Anda Semakin Dikenal Banyak Orang

  • Bagaimana Sosial Media Menghasilakan Uang Dengan Modal Sedikit

  • Trik Jitu Menulis Penawaran Yang Menjual di Seluruh Media Sosial

  • Strategi Jitu Melejitkan Penjualan Hanya Bermodalkan Sosial Media

  • Rahasia Mendapatkan 5000 CALON PELANGGAN DALAM 1 MINGGU

Apa Kata Mereka Tentang Mentoring Funneling Ini?

Gravatar Image
Seorang Internet Marketer. Bukan mastah bukan juga newbie. Hanya ingin berbagi segala hal tentang Internet Marketing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *