Cara Mudah Menjadi Reseller dan Dropshipper Sukses

Posted on

Ada banyak cara untuk sukses di dunia online. Salah satunya adalah dengan menjadi Reseller atau Dropshipper. Yes, jika Anda ingin memulai sebuah bisnis online namun kekurangan modal/biaya. Maka menjadi reseller atau dropshipper adalah sebuah langkah yang tepat.

Namun sebelum saya bahas tentang Cara Mudah Menjadi Reseller dan Dropshipper Sukses. Ada baiknya jika kita mengenal dulu apa itu Reseller dan Dropshipper.

Apa itu Reseller dan Dropshipper?

Cara Mudah Menjadi Reseller dan Dropshipper Sukses

Seperti yang telah saya katakan sebelumnya. Bahwa menjadi Reseller dan Dropshipper tidak membutuhkan biaya yang besar.

Reseller sendiri artinya orang yang menjual ulang suatu barang. Jadi, untuk menjadi reseller Anda harus membeli suatu barang dari supplier dan menjual ulang dengan harga yang lebih tinggi.

Tapi saya ngga punya modal untuk membeli barang di supplier?

Oke, tenang saja. Anda bisa menjadi Dropshipper terlebih dahulu. Banyak sekali supplier yang menyediakan sistem Dropship untuk produk2nya, terutama supplier-supplier yang berjualan di Tokopedia, Bukalapak, atau Shoopie. Mereka biasanya menyediakan sistem Dropship.

Untuk menjadi Dropship yang Anda butuhkan hanya PC/Laptop, Smartphone dan Koneksi Internet + Secangkir kopi 😀

Kelebihan dan Kekurangan Menjadi Reseller dan Dropshipper

Tidak ada bisnis yang tidak memiliki kelebihan juga kekurangan. Yes, begitupun dalam bisnis ini. Mari kita bahas satu persatu

Kelebihan Dropshipper

  • Modal Sedikit

Yap, Anda tidak perlu memiliki modal yang banyak untuk memulai menjadi Dropshipper. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya. Anda hanya perlu memiliki PC/Laptop, Smartphone dan Koneksi Internet + Secangkir Kopi.

  • Simpel

Menjadi seorang dropshipper sangat simpel sekali, karena hal-hal yang merepotkan sudah di urus oleh supplier seperti stok barang, packing, pengiriman. Semuanya sudah di atur oleh supplier. Sedangkan kita hanya duduk manis menikmati hasilnya. 😀

  • Dimanapun dan Kapanpun Bisa

Saat anda menjadi seorang dropshipper. Anda bisa menjalankan bisnis ini dimanapun dan kapanpun. Asalkan Anda terkoneksi dengan internet.

Di atas adalah kelebihan menjadi seorang dropshipper sekarang kita bahas kekurangannya.

Kekurangan Dropshipper

  • Tidak Tahu Kondisi Barang

Ada kalanya pelanggan ingin meminta informasi tentang kondisi barang. Karena stok produk bukan Anda sendiri yang pegang, akhirnya Anda kesulitan menjelaskan kondisi barang yang dijual kepada pembeli.

  • Tidak Tahu Stok Barang

Ini yang sering menjadi keluhan dropshipper yaitu tidak tahu stok barang. Saya sendiri sering menanyakan supplier perihal stok barang. Jadi sangat disarankan untuk memilih supplier yang fast respon kepada dropshipper. Karena kalau tidak, kita akan kesulitan ketika ingin menanyakan stok barang.

  • Komplain dari Pelanggan

Nah, ini yang kemungkinan akan terjadi yaitu mendapatkan komplain dari pelanggan. Biasanya terjadi karena supplier lama mengirimkan resi pengiriman. Sehingga kita sebagai dropshipper harus menjelaskan kepada pelanggan tentang resi.

Sebaiknya untuk menghadapi komplain dari pelanggan adalah dengan jangan berbohong dan katakan yang sejujurnya kepada pelanggan kita.

Nah, di atas adalah kelebihan dan kekurangan menjadi seorang dropshipper. Lalu apa sih bedanya dengan menjadi Reseller? Oleh karena itu yuk kita bahas mengenai kelebihan dan kekurangan menjadi seorang reseller.

Kelebihan Menjadi Reseller

  • Tahu Stok Barang

Ketika Anda menjadi reseller, Anda mengetahui stok barang yang ada sebeb Anda sendirilah yang memegang kendali untuk memenuhi stok produk. Jadi kalau ada pelanggan yang bertanya tentang stok produk. Anda bisa menjawabnya dengan tenang.

  • Kondisi Barang Terpantau

Anda dapat mengetahui kondisi barang karena barang Anda sendiri yang memegangnya. Jadi tidak akan ada masalah perbedaan kondisi setelah barang diterima oleh pembeli.

  • Bisa menjelaskan kondisi Produk Lebih Detail

Ketika ada pelanggan yang menanyakan tentang detail produk. Anda bisa menjelaskan dengan detail tentang produk yang Anda jual. Selain itu Anda juga bisa memberikan real picture dari produk tersebut. Sehingga dengan begitu pelanggan akan lebih yakin untuk membeli produk Anda.

  • Bisa Meningkatkan Penjualan Dengan Sistem Dropship

Anda juga bisa membuat sistem Dropship untuk meningkatkan penjualan Anda. Nah, untuk mencari orang yang bersedia menjadi Dropshipper produk Anda. Anda bisa mencarinya di marketplace seperti Tokopedia atau Bukalapak yang memang sudah ada fitur dropship di websitenya. Atau Anda juga bisa mencarinya melalui media sosial. Seperti Facebook, IG dll.

Kekurangan Menjadi Reseller

  • Modal Besar

Seperti yang sudah saya katakan di atas, untuk menjadi seorang Reseller. Anda harus stok produk alias membeli banyak produk ke supplier agar mendapatkan harga jual murah. Oleh karena itu untuk menjadi reseller Anda membutuhkan dana yang tidak sedikit.

  • Sepi Pertanda Bangkrut

Hal ini yang paling berbahaya ketika Anda telah memiliki stok produk namun sepi dari penjualan. Disitulah mulai pertanda bisnis Anda akan gulung tikar alias bangkrut karena tidak adanya perputaran uang yang cepat untuk menumbuhkan bisnis Anda.

  • Repot

Menjadi sorang reseller barati harus melakukan pengadaan produk, pengemasan barang, dan juga pengiriman barang. Beda halnya dengan seorang dropshipper yang hal ini sudah di urus oleh supplier.

Nah kita sudah membahas tentang kelebihan dan kekurangan dari Reseller dan Dropshipper, sekarang saatnya kita masuk ke poin utama yaitu.

Cara Mudah Menjadi Reseller dan Dropshipper Sukses

Oke, jujur saja untuk menjadi seorang reseller dan Dropshipper sukses tidak mudah namun juga tidak sulit. Saya akan sampaikan beberapa hal yang harus Anda lakukan agar bisa sukses menjadi seorang Reseller dan Dropshipper.

1. Pelajari Ilmu Marketing 

Dalam Islam kita dianjurkan untuk Berilmu terlebih dahulu sebelum beramal. Yes, begitupun dalam dunia penjualan. Anda harus belajar dahulu sebelum menjual.

Ketika Anda menjadi Reseller dan Dropshipper hal yang harus Anda pastikan berjalan lancar adalah PENJUALAN/Sales. Kalau Anda tidak Jago Jualan. Bisa-bisa bisnis Reseller dan Dropshipper Anda kemungkinan akan berhenti di tengah jalan.

No Selling = Dying. Kalau ngga jualan Mati!

Begitulah sebuah kutipan yang ada di buku 30 Hari Jago Jualan. Yes, buku itu adalah salah satu buku yang bisa Anda beli untuk mengasah skill selling Anda.

Jika Anda ingin jago jualan saya merekomendasikan Anda untuk membaca buku2 yang ada di Billionairestore.co.id. Saya sendiri memiliki beberapa buku yang ada disana. dan sangat berefek sekali dengan skill jualan saya ketika mempraktekan apa yang ada disana.

2. Memilih Supplier Yang Tepat

Poin kedua ini adalah hal yang sangat penting. Jika Anda salah dalam memilih supplier bisa2 ketika banyak orderan berdatangan bisnis Anda jadi bermasalah seperti. Supplier nakal yang mengirim barang bukan atas nama Anda (toko anda), atau supplier yang Anda pilih slow respon sehingga orderan Anda lama diprosesnya.

Untuk memilih supplier yang tepat ini akan saya bahas pada kesempatan lainnya. Karena untuk memilih supplier sendiri dibutuhkan pembahasan tersendiri agar lebih mudah dipahami.

3. Memiliki Laporan Keuangan

Walaupun saat ini Anda baru menjadi reseller atau dropshipper, memiliki laporan keuangan adalah hal yang wajib yang harus Anda miliki.

Bisnis yang besar selalu memiliki laporan keuangan di dalamnya

 Catatlah setiap transaksi yang masuk dan pengeluaran apa saja yang kita gunakan. Fungsinya agar Anda mengetahui kondisi bisnis Anda saat ini. Ada peningkatan atau tidak. Berapa keuntungannya (jika untung) dan berapa kerugiannya (jika Rugi)

Saya sendiri waktu pertama kali menjadi reseller dan dropshipper. Tidak memiliki laporan keuangan. Alhasil keuntungan dari menjadi reseller dan dropshipper entah kemana habisnya karena tidak ada catatan yang merekam pemasukan dan pengeluaran.

Setelah saya mengikuti dan mempelajari tentang keuangan di MelekFinansial.co. Saya mulai membuat laporan keuangan dan Alhamdulillah semuanya bisa terkontrol. Apakah bulan ini saya mengalami kerugian atau tidak? kalau iya berapa kerugiannya. Semuanya dapat terbaca dengan mudah. Sehingga saya bisa mengambil keputusan yang tepat untuk kemajuan bisnis Reseller dan Dropshipper saya.

4. Membangun List Building

Poin yang keempat untuk menjadi reseller dan dropshipper sukses adalah dengan membangun list building. Baik berupa Email, no.HP, PIN BBM, Messengger dll. Namun dari semua media untuk membangun list building. Yang paling baik menurut saya adalah Email.

Yes, Bangunlah list building mulai dari mereka yang hanya sekedar nanya2 tentang produk Anda, dan mereka yang sudah pernah membeli produk Anda, dan mereka yang pernah membeli lagi (repeat order) produk Anda.

Membangun list building ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Selama bisnis Reseller dan Dropshipper Anda masih berjalan selama itu pula Anda melakukan yang namanya list building.

5. Buat Semuanya Otomatis

Ketika semuanya sudah oke. Penjualan sudah stabil dan bahkan cendrung meningkat, Laporan keuangan rapi, dan setiap harinya ada kontak yang menambah isi list email Anda dalam membangun list buliding. Saat itulah Anda harus mengotomatiskan semua pekerjaan Anda.

Saya sendiri untuk mengotomatisasi bisnis saya. Mulai dari merekrut Customer Service (CS), merekrut Tim Penjualan sampai dengan Tanpa kehadiran Anda pun bisnis tetap jalan. Tentu saja ini mebutuhkan waktu dan sistem yang kuat.

Maka dari itu, tidak ada waktu yang tepat untuk memulai bisnis Anda kecuali sekarang.

Nah, mungkin itu saja yang bisa saya share pada kesempatan kali ini. Memang untuk menjadi Reseller dan Dropshipper sukses tidaklah mudah namun bukan berarti sulit juga. Cobalah maka kita akan tahu.

Semoga Tulisan saya ini dapat bermanfaat 🙂

Gravatar Image

Seorang Internet Marketer. Bukan mastah bukan juga newbie. Hanya ingin berbagi segala hal tentang Internet Marketing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *